Header Ads

test

Stop Normalisasi Pelecehan Seksual Pada Wanita

 

Normalisasinya Pelecehan Seksual



Menitih dari beberapa bulan hari terakhir banyak sekali kejadian-kejadian tak terduga bermunculan, dan terjadi bahkan berulang-ulang. Sedikit membuka tabir sebuah kegelapan di dunia yang semakin maju peradabannya. 

Dahulu manusia purba ataupun tak pernah mengenakan pakaian sehelai pun sampai ditemukanya pakaian yang merupakan bentuk kemajuan zaman, namun sekarang seperti terjadi pengulangan zaman ke zaman purba sebab banyak sekali manusia yang menipiskan helai pakaian menebar bagian tubuh yang seharusnya tertutup. APAKAH INI BENTUK KEMAJUAN ZAMAN ATAU MALAH KEMLOROTAN. Bila seharusnya bentuk kongkrik kemajuan zaman adalah iptek yang tinggi, maka menutup auratnya adalah bagian dari kongkritnya.

Entah ini terjadi sudah berulang-ulang ataupun tidak akan tetapi hal ini semakin seperti sebuah normalisasi. Yang saya maksud pelecehan seksual. Padahal kita tahu bahwa ini pelanggaran yang melenceng dari norma agama bahkan dari sisi kemanusian pun. Ini juga sangat berbanding terbalik dengan hak asasi manusia. Dimana seoarang yang seharusnya di jaga malah di berdaya sebagai sebuah boneka pemuas hawa nafsu seksualitas semata. Banyak kejadian yang menormalisasi kejadian pelecehan seksual diatas penderitaan korban wanita. Yang jadi pertanyaanya apakah apakah ini sebagai bentuk hilangnya kultur kita sebagai bangsa Indonesia atau apa ini memang dari manusia bejat-nya saja yang melakukan hal bodoh tersebut atau mungkin ini sebagai bentuk dari kemajuan ilmu dan kemrosotan moral. Entahlah mungkin itu semua benar. Karena itu lah yang terjadi sekarang

Banyak sekali korban, banyak sekali pelaku tanpa di adili dan banyak sekali ketidak adilan bagi korban. Lantas mau bagaimana ketika korban melapor makai ia akan di ancam atau ia akan ditertawakan oleh pihak berwenang karena seorang korban pelecehan tekanan darikeluarga masyarakat pun turut ikut andil dalam proses ketidak adilan bagi korban. Tekanan batin mungkin sangat mengguncang, ketakutan primer yang membuat mereka tak tau akan berbuat apa hal mengerikan ini terjadi pada korban. Bayangkan bila ini terjadi pada keluarga anda relahkan anda ikhlaskah anda melihat hal tersebut terjadi pada keluarga anda.

Sebenarnya bajingan -bajingan ini sepertinya masih berkeliaran diluar sana dan korban masih mengalami ketakutan yang luar biasa. Maka kita semua yang tau hal ini salah,buruk dan tidak berkemanusiaan. Maka kita harus mulai dari diri kita sendiri mengerti bahwa hal ini salah dan dan kita hurus tidak melakukanya. Kesadaran diri itu penting pendidikan moral agama religius harus ada. Pemberantasan film film porno harus secepatnya semua itu harus kita mulai dari diri kita. Banyangkan setiap anda laki-laki mau melakukanya anda teringat dengan kelurga anda ibu anda ataupun kalau tidak, maka ingatlah keluarga korban anda, mereka pasti punya keluarga yang mereka sayangi, rasakan betapa hancurnya mereka ketika anda melakukan hal tersebut, bayangkan jika anda dalam posisi itu. Ini bukan sebuah hal yang normal ini salah ini suatu hal yang salah dan tak seharusnya terjadi. Jadi jangan pernah menormalisasi pelecehan seksual karena itu adalah hal yang salah dan tidaka berkemanusiaan

Jadilah orang baik kalau anda tidak bisa jadi orang baik setidaknya jangan melaukan hal jahat

No comments

Powered by Blogger.