Contoh Esai Tentang Generasi Muda
Contoh Esai Tentang Generasi Muda
Essay merupakan suatu bentuk tulisan yang menggambarkan sebuah opini dari penulis tentang subyek tertentu. ... Secara umum, essay adalah sebuah tulisan yang berisi tentang pendapat kamu terhadap suatu fenomena. Agar tulisan essay kamu dapat tersampaikan dengan baik, kamu perlu memerhatikan beberapa hal.
Ini adalah salah satu esai yang saya gunakan untuk perlombaan esai tingkat nasioanal
Optimalisasi The Young
Generation Dalam Perkembangan Tehnologi 4.0
Menuju Kemajuan Negara
Indonesia
Pemuda bisa digambarkan sebagai titik tertinggi
dari perkembangan jiwa manusia sehingga dalam fase ini merupakan
waktu yang sangat ideal bagi seseorang untuk bebas melakukan apapun
dalam hidupnya. Pemuda juga digambarkan sebagai seseorang yang memiliki
semangat tinggi, bertenaga, dan berintelektual.
Generasi yang tumbuh bersamaan dengan pesatnya
kemajuan tehnologi serta kepekaan mengakses segala macam informasi apalagi
dimasa era pandemic yang segala macam dituntut mematuhi protocol kesehata yang
menjaikan ruang Gerang tak terlalu bebeas dari tahun sebelumnya, para pemuda
harus cepat beadapasi dalam segala kemajuan era mampu meningktkan kualitas
intelektual maupun social yang dapat mengubah arus kemajuan Indonesia.
Era pandemic bukan sebuah alas an untuk sebuah
generasi bermalas malasan dalam mencapai cita cita.semmangat tingii seorang
pemuda sangat penting sebagai seorang pelopor,pembeharu dan pemimpin untuk
membendung besarnya problematika yang terjadi dimasa seperti ini
Dalam sejarah bangsa ini, pemuda Indonesia memiliki peran
yang sangat besar bagi kemerdekaan Indonesia. Mereka menjadi penggerak
kebangkitan bangsa, mulai didesaknya Presiden Soekarno untuk mempercepat
pembacaan teks proklamasi, sehingga keesokan harinya pada 17 Agustus 1845
terjadilah momen yang sangat penting bagi negeri ini, yaitu kemerdekaan
Indonesia.
Tonggak sejarah yang penting bagi kebangkitan
pemuda tak lain dan tak bukan yaitu, Sumpah Pemuda. Sumpah Pemuda merupakan
keputusan Kongres Pemuda Kedua yang diselenggarakan selama dua hari, yaitu
27-28 Oktober 1928 di Batavia, atau yang kini dikenal dengan nama Jakarta.
Sejak saat itu, setiap tanggal 28 Oktober diperingati sebagai Hari Sumpah
Pemuda.
Seperti kita ketahui bahwa butir Sumpah Pemuda yang
ditulis Moehammad Yamin yaitu, bertanah satu, berbangsa satu, dan berbahasa
satu. Bertanah satu, maksudnya adalah bahwa setiap pemuda Indonesia berjuang
hingga darah penghabisan untuk menjunjung tinggi tanah air Indonesia. Berbangsa
Indonesia yaitu agar para pemuda berjuang untuk membela bangsa Indonesia, dan Berbahasa
Indonesia yaitu bahwa Indonesia memiliki keragaman budaya, suku, dan bahasa,
sehingga Bahasa Indonesia digunakan sebagai bahasa pemersatu.
Peran Pemuda Indonesia
Keberhasilan suatu negara bisa dilihat dari
kualitas bangsanya. Pemuda memiliki peran yang besar bagi perubahan-perubahan
sosial di lingkungan, khususnya mahasiswa. Itulah mengapa mahasiswa sering
disebut sebagai agent of change (agen perubahan).
Sebagai agen perubahan, dengan sikap kritis dan
semangatnya, mereka memiliki kekuatan untuk mempengaruhi dan menyadarkan
masyarakat untuk melakukan suatu gerakan perubahan sosial. Mahasiswa juga bisa
memperjuangkan aspirasi masyarakat dari ketidak sesuaian kebijakan pemerintah.
Karena seringkali kebijakan pemerintah tidak sesuai dengan apa yang diharapkan
masyarakat.
Pemuda ini menjadi harapan bangsa yang menjadi
tulang punggung negara di masa depan. Peran yang seharusnya dijalani oleh
pemuda Indonesia, yaitu:
1. Pemuda Harus
Berjuang Demi Kemajuan Bangsa
Sebagai penerus bangsa, sudah seharusnya pemuda
Indonesia banyak belajar dan menyadari betapa pentingnya pendidikan. Pendidikan
menjadi salah satu kunci besarnya suatu negeri. Dengan bekal pendidikan, mereka
berpotensi melahirkan karya-karya, inovasi, dan semangat juang demi memajukan
bangsa dan negaranya.
2. Menjaga
Kemajemukan Adat dan Budaya
Indonesia merupakan negara yang kaya akan suku,
bangsa, dan budaya. Budaya yang heterogen ini melahirkan bahasa-bahasa yang
berbeda pula. Untuk itulah diciptakan bahasa Indonesia sebagai bahasa
persatuan, namun kita juga dituntut untuk melestarikan bahasa daerah agar tidak
punah walaupun bahasa asing semakin menguasai negeri.
3. Menjunjung
Tinggi Persatuan Bangsa
Pemuda memiliki tantangan agar tidak ada lagi
perpecahan yang terjadi. Menjaga kedamaian dengan sikap saling menghargai dan
menjunjung tinggi toleransi antar umat beragama, antar suku dan bangsa, maupun
antar budaya.
Memang sangat disayangkan perkembangan teknologi
yang semakin pesat dapat menyebabkan identitas semakin memudar. Padahal.
identitas adalah hal yang harus dimiliki oleh pemuda. Era globalisasi ini bisa
membuat identitas keindonesiaan semakin hilang. Untuk itu pemuda Indonesia
memiliki tantangan agar bangsa Indonesia tidak kehilangan identitasnya. Di era
digital ini, pemuda diharapkan menjaga identitas ke-Indonesia-annya dalam
menghadapi pergaulan bertaraf global dengan tidak hidup yang hanya mengikuti
tren semata.
4. Pemuda Harus
Berani Membela yang Benar
Pemuda Indonesia masa kini juga harus mengisi
kemerdekaan yang telah diperjuangkan dengan kegiatan yang positif dan berani
membela yang benar. Indonesia sebagai negara dengan bonus demografi memiliki
peluang untuk menjadi negara yang besar. Bonus demografi ini berarti populasi
anak muda atau remaja lebih besar dibandingkan orang dewasa/orangtua.
Namun, sayangnya karena pengaruh teknologi yang
semakin menguasai ruang kehidupan memiliki sisi negatif bagi banyak pemuda
Indonesia. Hal ini juga karena mereka yang kurang membatasi diri dalam
menggunakan teknologi. Miris memang ketika melihat anak Sekolah Dasar sudah
mengenal media sosial yang parahnya disalahgunakan dengan mempos foto bersama
temannya yang ia sebut sebagai ‘pacar’.
Ketika anak usia belia dengan emosi yang masih
belum stabil sudah bisa mengendarakan sepeda motor, lebih banyak bermain dengan
gadgetnya dibandingkan bermain di luar rumah bersama teman-temannya, narkoba,
perkelahian, dan lain sebagainya. Jika dibiarkan, maka mereka akan tumbuh
menjadi anak yang apatis, kurang bersosialisasi, dan konsumtif. Padahal, mereka
yang akan membangun bangsa yang akan menghadapi berbagai masalah sosial yang
membutuhkan kehebatan para pemuda dalam menghadapinya.
Suatu bangsa yang besar akan bertahan karena ada
pemuda yang menggerakkan perubahan dan melakukan kegiatan positif untuk
kemajuan bangsanya. Jangan sampai pemuda malah terjebak dalam kegiatan yang
tidak produktif yang justru akan menghancurkan masa depannya.
Untuk itulah dalam menyambut Hari Sumpah Pemuda
yang ke-89 ini sejatinya dijadikan bahan renungan bagi para pemuda dengan
mengingat perjuangan pemuda Indonesia dahulu dalam memperjuangkan kemerdekaan
Indonesia, dalam melawan penjajahan hingga nyawa yang menjadi taruhannya pun
tidak mereka hiraukan.
Kita tidak melakukan perjuangan seperti yang mereka
lakukan, kita hanya melanjutkan perjuangan mereka untuk membuat bangsa ini
semakin maju, yang dimulai dari diri sendiri di diri pemuda Indonesia untuk
Indonesia yang lebih baik lagi.
Selain menjadi agen perubahan yang telah dijelaskan
di awal, peran pemuda juga sebagai agen pembangunan dan modernisasi. Sebagai
agen pembangunan, pemuda bisa turut berkontribusi dalam pembangunan baik fisik
maupun non fisik dan sebagai agen modernisasi yang menjadi pelopor pembaharuan
apapun di era teknologi yang serba canggih dengan membantu memperkenalkan
teknologi dengan berbagai dampak didalamnya sehingga tidak ada lagi
penyalahgunaan teknologi.
Post a Comment